Gerakan Literasi Nasional | Literasi Numerasi

Deskripsi

LITERASI NUMERASI

Pengertian Literasi Numerasi

World Economic Forum atau Forum Ekonomi Dunia menyepakati Enam literasi dasar yaitu Literasi baca tulis, Literasi numerasi, literasi sains, Literasi digital, Literasi finansial, dan Literasi budaya dan kewargaan.

Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk

  • menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari dan
  • menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb.) lalu menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.

Literasi Numerasi adalah kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, di rumah, pekerjaan, dan partisipasi dalam kehidupan masyarakat dan sebagai warga negara) dan kemampuan untuk menginterpretasi informasi kuantitatif yang terdapat di sekeliling kita.

Kemampuan ini ditunjukkan dengan kenyamanan terhadap bilangan dan cakap menggunakan keterampilan matematika secara praktis untuk memenuhi tuntutan kehidupan.

Kemampuan ini juga merujuk pada apresiasi dan pemahaman informasi yang dinyatakan secara matematis, misalnya grafik, bagan, dan tabel.

Perbedaan Numerasi dengan Matematika

Persamaan Numerasi dengan matematika adalah kesamaan landasan pada pengetahuan dan keterampilan yang sama. Perbedaan keduanya pada pemberdayaan pengetahuan dan keterampilan.

Numerasi mencakup keterampilan mengaplikasikan konsep dan kaidah matematika dalam situasi real sehari-hari, saat permasalahannya sering kali tidak terstruktur (unstructured), memiliki banyak cara penyelesaian, atau bahkan tidak ada penyelesaian yang tuntas, serta berhubungan dengan faktor nonmatematis.

Seperti konsep pembulatan terhadap sisa pembagian. Matematika menulis pembulatan dari sisa, tapi dalam kehidupan nyata perlu analisa lain untuk menerapkanya.

Numerasi membutuhkan pengetahuan matematika yang dipelajari dalam kurikulum. Akan tetapi, pembelajaran matematika itu sendiri belum tentu menumbuhkan kemampuan numerasi.

Buku materi pendukung literasi numerasi ditulis dengan susunan sebagai berikut:

BAB 1 MENYIAPKAN GENERASI INDONESIA ABAD XXI

  1. Tantangan dan Peluang
  2. Pentingnya Literasi Numerasi

BAB 2 LITERASI NUMERASI SEBAGAI KECAKAPAN HIDUP 

  1. Pengertian Literasi Numerasi
  2. Prinsip Dasar Literasi Numerasi
  3. Ruang Lingkup Literasi Numerasi
    1. Indikator Literasi Numerasi
    2. Indikator Literasi Numerasi di Sekolah
    3. Indikator Literasi Numerasi di Keluarga
    4. Indikator Literasi Numerasi di Masyarakat

BAB 3 GERAKAN LITERASI NUMERASI DI SEKOLAH

  1. Sasaran Gerakan Literasi Numerasi di Sekolah
  2. Strategi Gerakan Literasi Numerasi di Sekolah
    1. Penguatan Kapasitas Fasilitator
    2. Peningkatan Jumlah dan Ragam Sumber Belajar Bermutu
    3. Perluasan Akses terhadap Sumber Belajar Bermutu dan Cakupan Peserta Belajar
    4. Peningkatan Pelibatan Publik
    5. Penguatan Tata Kelola

BAB 4 GERAKAN LITERASI NUMERASI DI KELUARGA

  1. Sasaran Gerakan Literasi Numerasi di Keluarga
  2. Strategi Gerakan Literasi Numerasi di Keluarga
    1. Penguatan Kapasitas Fasilitator
    2. Peningkatan Jumlah dan Ragam Sumber Belajar Bermutu
    3. Perluasan Akses terhadap Sumber Belajar Bermutu dan Cakupan Peserta Belajar
    4. Peningkatan Pelibatan Publik
    5. Penguatan Tata Kelola

BAB 5 GERAKAN LITERASI NUMERASI DI MASYARAKAT

  1. Sasaran Gerakan Literasi Numerasi di Masyarakat
  2. Strategi Gerakan Literasi Numerasi di Masyarakat
    1. Penguatan Kapasitas Fasilitator
    2. Peningkatan Jumlah dan Ragam Sumber Belajar Bermutu
    3. Perluasan Akses terhadap Sumber Belajar Bermutu dan Cakupan Peserta Belajar
    4. Peningkatan Pelibatan Publik
    5. Penguatan Tata Kelola

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Gerakan Literasi Nasional | Literasi Numerasi”